Selayang Pandang

SEKILAS TENTANG SMP ISLAM HARAPAN IBU 

Pada hakikatnya penetapan SMP Islam Harapan Ibu sebagai sekolah, memberikan ruang gerak yang lebih luas pada SMP Islam Harapan Ibu untuk mengikuti perkembangan pendidikan dalam ragka meningkatkan daya saing bangsa, khususnya dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia yang berdaya saing nasional dan global tanpa meninggalkan keluhuran akhlak dan budi pekerti.

Kemandirian SMP Islam Harapan Ibu ditujukan untuk mewujudkan visi SMP Islam Harapan Ibu :

“LEMBAGA PENDIDIKAN YANG BERLANDASKAN IMTAQ YANG MAMPU MEMBENTUK PESERTA DIDIK BERAKHLAK MULIA, KREATIF DAN UNGGUL DALAM IPTEK“.

Dengan mengemban misi :

  1. Akhlak Mulia
    • Menanamkan sikap kejujuran dalam diri peserta didik untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari
    • Membiasakan aktifitas 6 S (Senyum, Salam, Sapa, Santun, Sabar dan Syukur)
  2. Kreatif
    • Membiasakan sikap positif dalam segala bidang
    • Menanamkan sikap kemandirian yang bertanggungjawab
  3. IPTEK
    • Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dalam perkembangan IPTEK
    • Terampil dalam teknologi informasi dan komunikasi

Dalam rangka mencapai visi, misi dan tujuannya, SMP Islam Harapan Ibu telah mengupayakan pembenahan dalam bentuk serangkaian kebijakan yang pada dasarnya adalah upaya konkrit untuk menuju transformasi pengelolaan SMP Islam Harapan Ibuyang lebih mandiri, transparan, akuntabel, responsible, dapat dipertanggungjawabkan, wajar dan taat terhadap ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Rangkaian tindakan transformasi di tubuh SMP Islam Harapan Ibu laiknya dicapai, apabila terdapat komitmen penuh dari seluruh individu ataupun institusi yang terkait dengan pelaksanaan kegiatan di Sekolah. Salah satu komponen penting yang berpengaruh terhadap pencapaian visi, misi dan tujuan SMP Islam Harapan Ibu adalah siswa.

Siswa SMP Islam Harapan Ibu adalah duta di tengah masyarakat yang merefleksikan proses pendidikan di lingkungan Sekolah. Oleh karena itu, sudah merupakan tekad bagi SMP Islam Harapan Ibu untuk tidak saja mempersiapkan siswa sebagai bagian dari masyarakat intelektual yang memiliki penguasaan ilmu pengetahuan tetapi juga memiliki kompetensi dalam arti yang lebih luas, termasuk di dalamnya perilaku dan akhlak yang terpuji (Akhlaqul Kariimah).