Edukasi Kegiatan Komite Pemberitahuan

UNBK SMP ISLAM HARAPAN IBU 2018

endah murdiyani
Ditulis oleh endah murdiyani

Senin , 23 April 2018 ,SMP Islam Harapan Ibu  merupakan salah satu sekolah swasta di Jakarta Selatan yang ikut menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis UNBK. . Pada tahun ini, SMP Islam Harapan Ibu sudah ketiga kalinya melaksanakan UNBK dengan jumlah peserta 46 siswa .Oleh karena terkait keterbatasan laptop yaitu sebanyak 25 buah yang dibagi dalam dua kelas, maka pelaksanaan UNBK dilakukan dalam dua shift yaitu shif pertama pukul 07.30 WIB sampai 09.30 WIB dan shift kedua pukul 10.30 WIB sampai 12.30 WIB.

UNBK yang dilakukan di SMP Islam Harapan Ibu bukanlah suatu kegiatan yang pertama kali dilakukan, tapi sudah dilakukan dari ujian-ujian sebelumnya. Pada umumnya sekolah-sekolah itu ujian berbasis komputernya hanya ketika ujian nasional, tapi kami sejak ujian sekolahpun seperti try out sudah berbasis komputer.

Selain itu kami SMP Islam Harapan Ibu  memang telah melakukan ulangan harian, tugas , materi penunjang pembelajaran bisa di kerjakan dan dipelajari menggunakan gadget atau laptop, sehingga siswa kami tidak menghadapi kesulitan dalam menghadapi UNBK. Kami melakukan hal tersebut untuk mengimbangi era digital dan kemajuan teknologi serta disisi lain banyak melakukan penghematan kertas-kertas, tenaga, dan waktu.

Hari pertama UNBK, SMP Islam Harapan Ibu mengalami kendala server dalam pelaksanaan UNBK akibat kurang siapnya tim teknis UNBK pusat. UNBK pusat mengatakan bahwa di hari pertama seluruh sekolah se-Indonesia yang menghidupkan servernya pada saat bersamaan server pusat sedang offline karena maintenance, sehingga server sekolah berstatus offline dan tidak bisa masuk ke laman CBT-Sync untuk melaksakan ujian. Namun demikian, siswa SMP Islam Harapan Ibu tetap tenang dan menungu sampai server terkoneksi kembali.

Alhamdulillah kegiatan UNBK sudah terlaksana, kami hanya perlu menunggu hasilnya pada hari Senin, 28 Mei 2018. Semoga siswa kami mendapatkan hasil yang memuaskan, sehingga mereka dapat meneruskan ke Sekolah yang mereka inginkan.

Tentang penulis

endah murdiyani

endah murdiyani

Leave a Comment